Pamekasan
— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura
menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan
Persekolahan (PLP) Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 7 Januari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa FKIP yang akan melaksanakan PLP di
sekolah-sekolah mitra.
Pembekalan
ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman konseptual, teknis, dan
profesional kepada mahasiswa sebelum terjun langsung ke satuan pendidikan.
Materi yang diberikan mencakup orientasi pelaksanaan PLP, etika profesi guru,
budaya sekolah, administrasi pembelajaran, serta kesiapan mahasiswa dalam
melaksanakan tugas observasi dan praktik pembelajaran di sekolah.
Dalam
sambutannya, Dekan FKIP Universitas Madura, Dr. Moh. Zayyadi, M.Pd., menegaskan
bahwa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan merupakan tahapan krusial dalam
membentuk kompetensi dan karakter calon pendidik.
“PLP merupakan wahana pembelajaran autentik bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori kependidikan dengan praktik di lapangan. Melalui PLP, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan sikap profesional, tanggung jawab, serta etika sebagai calon guru,” ujar Dr. Moh. Zayyadi.
Ia juga
menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang
efektif dengan guru pamong dan warga sekolah, serta menunjukkan sikap adaptif
selama melaksanakan PLP.
Pada
kesempatan yang sama, Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIP Universitas Madura
sekaligus Ketua Pelaksana PLP, Dr. Harsono, M.Pd., menyampaikan penjelasan
teknis dan linimasa pelaksanaan PLP. Penjelasan tersebut meliputi tahapan
kegiatan PLP, mekanisme penempatan mahasiswa di sekolah mitra, peran dosen
pembimbing dan guru pamong, hingga sistem pelaporan dan evaluasi.
Dr.
Harsono menjelaskan bahwa pelaksanaan PLP dirancang secara sistematis dan
terjadwal agar mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang optimal dan
terarah.
“Mahasiswa perlu memahami dengan baik alur dan linimasa PLP, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan di sekolah, hingga penyusunan laporan. Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal dan ketentuan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PLP,” jelasnya.
Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa koordinasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, guru
pamong, dan pihak sekolah menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran
pelaksanaan PLP.
Melalui
kegiatan pembekalan ini, FKIP Universitas Madura berharap mahasiswa memiliki
kesiapan akademik, mental, dan profesional yang memadai, sehingga mampu
melaksanakan PLP secara optimal serta memberikan kontribusi positif bagi
sekolah mitra. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Universitas
Madura dalam mencetak calon pendidik yang kompeten, berkarakter, dan siap
menghadapi tantangan dunia pendidikan.
(0324) 322231, 325786
info@unira.ac.id