Pamekasan – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Madura menggelar kegiatan Sosialisasi Pedoman Penulisan Tugas Akhir
bagi mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini diikuti
oleh mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FKIP yang akan segera
menyusun skripsi.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan
pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait pedoman terbaru dalam
penyusunan tugas akhir. Pedoman tersebut disusun dengan mengacu pada ketentuan
akademik yang berlaku di tingkat Universitas Madura, sehingga mampu menciptakan
keseragaman, kualitas, serta standar ilmiah yang lebih terarah.
Wakil Dekan I FKIP, Dr. Harsono, selaku pemateri utama dalam
kegiatan ini menjelaskan bahwa pembaruan pedoman tidak hanya mencakup aspek
teknis penulisan, tetapi juga menekankan kualitas metodologi penelitian dan
kepatuhan terhadap kaidah ilmiah.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa tugas akhir bukan sekadar
kewajiban akademik, tetapi merupakan representasi kemampuan berpikir ilmiah.
Oleh karena itu, pedoman ini disusun agar mahasiswa memiliki arah yang jelas
dalam menyusun skripsi secara sistematis dan berkualitas,” jelasnya.
Dalam pedoman terbaru tersebut, FKIP Universitas Madura juga menegaskan penerapan cek plagiasi sebagai bagian penting dalam menjaga integritas akademik. Setiap karya ilmiah mahasiswa wajib melalui proses pengecekan plagiarisme sesuai standar yang telah ditetapkan oleh universitas. Selain itu, mahasiswa juga diwajibkan menghasilkan artikel ilmiah sebagai luaran dari tugas akhir yang diharapkan dapat dipublikasikan pada jurnal ilmiah.
Sementara
itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura, Dr. Moh.
Zayyadi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa penyusunan pedoman ini
merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu akademik dan
kualitas lulusan.
“Pedoman
ini menjadi acuan penting agar mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang
tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memiliki kualitas
akademik yang baik, orisinal, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga
menekankan bahwa kewajiban penyusunan artikel ilmiah merupakan langkah
strategis dalam membangun budaya akademik yang produktif di kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa
tidak hanya dituntut menyelesaikan skripsi, tetapi juga didorong untuk
menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan. Ini penting untuk
meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Melalui
kegiatan ini, FKIP Universitas Madura berharap mahasiswa dapat lebih siap dalam
menghadapi proses penyusunan tugas akhir, mulai dari tahap perencanaan,
pelaksanaan penelitian, hingga penulisan laporan ilmiah. Sosialisasi ini juga
menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam menjaga mutu lulusan serta
memperkuat budaya akademik yang unggul dan berintegritas.
(0324) 322231, 325786
info@unira.ac.id