phone (0324) 322231, 325786 email info@unira.ac.id
logo
PROJECT_NEWS // 14_APRIL_2026

Padukan Tradisi dan Kepedulian Sosial: Rektor UNIVERSITAS MADURA Bangun Sinergi Kampus Lewat Momentum Halalbihalal

blueprint decor
DATA_SOURCE_VERIFIED
UNIRA_PRESS_RELEASE
Padukan Tradisi dan Kepedulian Sosial: Rektor UNIVERSITAS MADURA Bangun Sinergi Kampus Lewat Momentum Halalbihalal
VISUAL_RECORD // ARCHIVE_01 SCAN_MODE: HIGH_RES

PAMEKASAN — Universitas Madura (Unira) kembali menggelar tradisi halalbihalal yang memadukan nilai spiritual dan kepedulian sosial, Senin (13/4/2026). Bertempat di Gedung Laboratorium Bersama lantai 3, acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-civitas academica, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak yatim.

PAMEKASAN — Universitas Madura (Unira) kembali menggelar tradisi halalbihalal yang memadukan nilai spiritual dan kepedulian sosial, Senin (13/4/2026). Bertempat di Gedung Laboratorium Bersama lantai 3, acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-civitas academica, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak yatim.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai elemen kampus, mulai dari jajaran pengurus Yayasan Unira, dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga para ketua organisasi mahasiswa (Ormawa).

Sebelum rangkaian tradisi bermaaf-maafan dimulai, kegiatan dibuka dengan penyerahan santunan kepada 25 anak yatim. Nuansa spiritual semakin terasa dengan hadirnya Kiai Wahyudi Efendi asal Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, yang memberikan siraman rohani kepada para hadirin.


 

Rektor Unira, Dr. Gazali, menegaskan bahwa agenda halalbihalal di lingkungan kampus harus dimaknai lebih dalam, bukan sekadar perayaan seremonial atau rutinitas usai Idulfitri. Menurutnya, momentum ini merupakan wujud nyata manifestasi ketakwaan yang memiliki dimensi kesalehan sosial.

Dalam sambutannya, Dr. Gazali mengutip kandungan Al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 134. Ia memaparkan tiga karakteristik utama individu bertakwa yang patut diimplementasikan oleh seluruh elemen kampus dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan ini adalah bentuk aplikasi nilai-nilai takwa. Pertama, membiasakan diri untuk peduli dan berinfak, yang kita wujudkan hari ini melalui santunan yatim. Kedua, kemampuan menahan amarah, dan yang ketiga adalah kebesaran jiwa untuk memaafkan kesalahan orang lain," papar Dr. Gazali.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa selain sebagai wadah penguatan spiritual, halalbihalal juga berfungsi sebagai perekat tali persaudaraan. Dengan saling memaafkan, diharapkan tidak ada lagi sekat maupun residu konflik di antara pimpinan, staf, dosen, maupun mahasiswa.

"Ini adalah sarana bagi kita semua untuk membasuh hati dan saling memaafkan. Dengan jiwa yang bersih, kita dapat menciptakan ekosistem akademik yang harmonis dan membangun sinergi yang lebih kokoh demi kemajuan Universitas Madura serta optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ke depan," pungkasnya.

AKHMAD TZAURI, S.KOM
Certified
CORRESPONDENT_REF

AKHMAD TZAURI, S.KOM

UNIT_HUMAS_UNIRA // 14 April 2026

COMMS_PROTOCOL_SHARE
pt_0
pt_20
pt_40
pt_60
pt_80