PAMEKASAN — Universitas Madura dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi wilayah Madura dari ekonomi berbasis sumber daya lokal menuju ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy) yang kompetitif secara global.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Achmarul Fajar, SE., MM, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Madura, dalam kajian akademiknya bertajuk “Transformasi Madura dari Akar Lokal ke Daya Saing Global: Peran Kunci Universitas Madura dalam Era Knowledge-Based Economy.”
Dalam kajian tersebut, Universitas Madura diposisikan sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang berkontribusi pada pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 melalui pendekatan multidimensi, meliputi aspek ekonomi, politik, dan sosial-budaya.
Pada dimensi ekonomi, Universitas Madura berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui konsep human capital. Pendidikan tinggi dinilai sebagai investasi strategis yang mampu meningkatkan produktivitas individu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, kampus ini juga berfungsi sebagai pusat distribusi ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Transfer teknologi yang dilakukan mendorong peningkatan nilai tambah produk lokal seperti batik, garam, dan kerajinan khas Madura.
“Universitas Madura tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga berperan sebagai agen inovasi yang mampu menciptakan produk baru serta meningkatkan efisiensi sektor ekonomi lokal,” ungkapnya.
Dalam konteks inovasi, Universitas Madura turut membangun ekosistem kewirausahaan melalui model kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri. Pendekatan ini mempercepat lahirnya inovasi serta membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, dari sisi struktural, peran universitas juga terlihat dalam mendorong pergeseran ekonomi Madura dari sektor primer berbasis tenaga kerja rendah menuju ekonomi modern berbasis teknologi dan pengetahuan. Transformasi ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing regional secara berkelanjutan.
Tidak hanya pada aspek ekonomi, Universitas Madura juga memiliki peran penting dalam dimensi politik dan tata kelola. Kampus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berintegritas serta memperkuat prinsip good governance melalui nilai transparansi, akuntabilitas, dan etika publik.
Di sisi sosial-budaya, Universitas Madura berperan dalam menjaga sekaligus mentransformasi nilai-nilai lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Melalui pendidikan dan pengabdian masyarakat, kampus turut memperkuat modal sosial berupa kepercayaan, jaringan, dan norma yang menjadi fondasi kohesi sosial masyarakat Madura.
Secara keseluruhan, Universitas Madura dipandang sebagai katalis utama dalam transformasi wilayah, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pembangunan yang terintegrasi. Peran ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya masyarakat Madura yang produktif, adaptif, dan berdaya saing global dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
(0324) 322231, 325786
info@unira.ac.id