MALANG – Delegasi mahasiswa Universitas Madura kembali menorehkan tinta emas di kancah akademik nasional. Tim yang mewakili Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, sukses meraih posisi Juara 1 dalam ajang Mobile Application Competition pada Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) IndoCEISS Tahun 2026 yang diselenggarakan di BINUS University Malang.
Prestasi gemilang ini diraih oleh tiga mahasiswa inovatif, yaitu Senah Anggreni Amba Sugi, Farras Maulana Haris, dan Moch. Amir Mahmud. Keberhasilan ketiganya di tingkat nasional ini tidak lepas dari tangan dingin dan bimbingan langsung Sholeh Rachmatullah, S.Kom., M.Kom., selaku dosen pembimbing sekaligus Kepala Program Studi (KA Prodi) Informatika Universitas Madura.
EARCO: Solusi Hidroponik Cerdas Ramah Tunanetra
Kemenangan tim Universitas Madura ini merupakan hasil dari pengembangan aplikasi revolusioner bernama EARCO (Electronic Assistance and Remote Control for Hydroponics). EARCO merupakan sebuah sistem otomatisasi hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang secara khusus untuk membantu penyandang tunanetra dalam mengelola serta memantau budidaya tanaman hidroponik secara mandiri.
Aplikasi pemenang ini dinilai memiliki tingkat inovasi dan dampak sosial yang tinggi karena menawarkan sejumlah keunggulan teknologi, di antaranya:
Otomatisasi Presisi: Sistem ini mampu mengintegrasikan berbagai sensor dan aktuator untuk melakukan pengendalian kondisi larutan nutrisi (berdasarkan nilai TDS) dan pH secara otomatis, sehingga menjamin pertumbuhan tanaman yang optimal.
Notifikasi Ramah Disabilitas: EARCO dilengkapi dengan fitur notifikasi suara dan buzzer yang interaktif.
Aksesibilitas Tanpa Batas Visual: Pengguna tunanetra dapat memperoleh informasi lengkap terkait status nutrisi, kondisi pH, ketersediaan air, serta peringatan kebun secara audio tanpa harus bergantung pada tampilan antarmuka visual.
Pemantauan Real-Time: Pengguna dapat melakukan monitoring kondisi kebun hidroponik secara real-time dengan memanfaatkan teknologi IoT.
Bukti Nyata Pendidikan Berdampak
Keberhasilan proyek EARCO di ajang RAKERNAS IndoCEISS 2026 membuktikan komitmen Fakultas Teknik Universitas Madura dalam menghasilkan inovasi teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga inklusif dan memecahkan masalah di tengah masyarakat. Hal ini sangat selaras dengan visi Diktisaintek Berdampak yang digaungkan oleh Kemdikbudristek.
Melalui bimbingan intensif dari pimpinan program studi dan dedikasi para mahasiswa, Universitas Madura terus mengukuhkan posisinya sebagai kampus yang kompetitif dalam melahirkan talenta digital masa depan.
Untuk mengetahui ragam pembaruan dan prestasi sivitas akademika lainnya, masyarakat dapat memantau kanal informasi resmi kampus melalui Instagram di @univ.madura atau Facebook/X di Universitas Madura.
(0324) 322231, 325786
info@unira.ac.id